Kristen Yang Bertauhid, Tidak Kafir

Kebanyakan umat Islam menganggap umat Kristen atau nasrani sebagai orang kafir. Orang Kristen layak masuk neraka karena mereka kafir. Mereka menyembah Yesus (Nabi Isa) atau menganggapnya sebagai Tuhan. Tuhan pun dikatakan ada tiga oknum namun pada hakikatnya tetap satu yaitu Tuhan Bapa, Tuhan Anak dan Roh Kudus. Umat Islam percaya kalau mereka kafir dan lagi pula yang mengatakan kafir itu bukan umat Islam melainkan Allah sendiri.

”Sesungguhnya telah kafirlah orang-orang yang berkata: “Sesungguhnya Allah itu ialah Al Masih putera Maryam”. Katakanlah: “Maka siapakah yang dapat menghalang-halangi kehendak Allah, jika Dia hendak membinasakan Al Masih putera Maryam itu beserta ibunya dan seluruh orang-orang yang berada di bumi kesemuanya?”. Kepunyaan Allahlah kerajaan langit dan bumi dan apa yang ada diantara keduanya; Dia menciptakan apa yang dikehendaki-Nya. Dan Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu.” (Qur’an Surat Al-Maidah : 17)

”Sesungguhnya telah kafirlah orang-orang yang berkata: “Sesungguhnya Allah ialah Al Masih putera Maryam”, padahal Al Masih berkata: “Hai Bani Israil, sembahlah Allah Tuhanku dan Tuhanmu”. Sesungguhnya orang yang mempersekutukan Allah, maka pasti Allah mengharamkan kepadanya surga, dan tempatnya ialah neraka, tidaklah ada bagi orang-orang zalim itu seorang penolongpun.” (Qur’an Surat Al-Maidah : 72)

”Sesungguhnya kafirlah orang-orang yang mengatakan: “Bahwasanya Allah salah seorang dari yang tiga”, padahal sekali-kali tidak ada Tuhan selain dari Tuhan Yang Esa. Jika mereka tidak berhenti dari apa yang mereka katakan itu, pasti orang-orang yang kafir diantara mereka akan ditimpa siksaan yang pedih.” (Qur’an Surat Al-Maidah : 73)

Namun, kenyataannya umat kristen tidak semuanya sepaham dengan paham Trinitas. Umat kristen berbeda-beda pandangan tentang Trinitas. Mereka ada juga yang menganggap Nabi Isa (Yesus) hanyalah seorang utusan dari Tuhan, bukan Tuhan itu sendiri. Istilah “Anak Tuhan” pun bukan berarti anak biologis. Dalam sejarah kristenpun tercatat tokoh-tokoh yang menolak paham trinitas. Mari kita lihat satu persatu tokoh tersebut.

Berikut beberapa tokoh anti-Trinitas:

1. Iranaeus (130-200 M).

Dia lahir disaat ajaran Kristen Antiokia sudah menyebar ke Afrika Utara, Spanyol hingga ke Prancis Selatan. Tidak banyak catatan sejarah mengenai asal-usul dan kedewasaannya, sejarah mulai mencatat masa dimana Iranaeus membawa surat petisi dari Uskup Lyons Pothinus kepada Paus Elutherus di Roma.

Petisi itu berupa permohonan Pothinus kepada Paus untuk menghentikan pengejaran, penyiksaan dan pembunuhan terhadap orang-orang Kristen yang tidak menyetujui doktrin gereja Pauline.

Ketika masih berada di Roma, Iranaeus mendapat berita bahwa semua orang Kristen yang tidak sepaham dengan Paulus yang ada di Lyons Antiochia termasuk uskup Pothinus sendiri telah tewas dibunuh. Dan pada waktu kembali ke Lyons, Iranaeus menggantikan Ponthinus untuk menjabat sebagai uskup dinegrinya.

Ditahun 190 M, Iranaeus sendiri menulis surat kepada Paus Victor agar menghentikan pembantaian terhadap orang-orang Kristen yang dibunuh karena keyakinan mereka yang berbeda dengan keyakinan gereja Paulus.

Cerita lama kembali terulang, Iranaeus sendiri terbunuh pada tahun 200 M karena tidak bersedia mengikuti keyakinan Paus, Iranaeus hanya beriman dan mengakui kepada satu Tuhan, yaitu Allah, dan dia mendukung pengajaran kemanusiaan Jesus yang diangkat oleh Allah menjadi utusan-Nya.

Iranaeus banyak melakukan kritikan terhadap Paulus karena dianggapnya sebagai orang yang paling bertanggung jawab didalam memasukkan doktrin-doktrin dari agama berhala dan filsafat Plato kedalam ajaran sejati Jesus.

Didalam bukunya, “Universalism The Prevailing Doctrine Of The Christian Church During Its First Five Hundred Years” ditulis oleh J.W. HANSON, D. D menyatakan mengenai Iranaeus ini sebagai berikut :

In a germinal form of the Apostle’s Creed, Irenæus, A.D. 180, says that the judge, at the final assize, will cast the wicked into aionian fire. It is supposed that he used the word aionian, for the Greek in which he wrote has perished, and the Latin translation reads, “ignem aeternum.”


2. Tertullian (160-220 M)

Dia adalah seorang penduduk asli Carthage (Kartago). Tertullian sebagaimana juga dengan Iranaeus, meyakini ke-Esaan Allah dan mengidentifikasikan Jesus sebagai juru selamat (Messiah) bangsa Yahudi. Dia menentang Paus Callistus karena mengajarkan “dosa asal” telah diampuni setelah melaksanakan penebusan dosa resmi dibawah gereja.

Tertullian menekankan tentang kesatuan jiwa dan eksistensi dan mengatakan bahwa orang-orang yang sehat akalnya pasti meyakini bahwa Jesus hanyalah manusia belaka.

Paus Callistuslah yang memperkenalkan istilah “Trinitas” kedalam tulisan-tulisan “ecclesiastical” (gerejawi) Latin ketika ia membahas doktrin baru yang aneh tersebut. Istilah Trinitas sendiri sama sekali tidak pernah digunakan dalam kitab-kitab suci.


3. Origen (185-254 M).

Ayahnya bernama “Leonidas” dan mendirikan pusat pendidikan teologi dengan mengangkat seorang guru Teologi terkemuka bernama Clement sebagai kepala lembaga tersebut. Origen sendiri mendapatkan pendidikan ditempat itu.

Leonidas adalah seorang pengikut Kristen Apostolik, yaitu ajaran monotheisme (ke-Esaan Tuhan) dan mengakui kehambaan dari Jesus.

Sebagaimana kita tahu, gereja Paulus tidak mau menerima kepercayaan seperti yang dipegang oleh Leonidas ini, dan sebagai konsekwensinya pada tahun 208 Leonidas tewas dibunuh oleh orang-orang Paus.

Karena merasa dirinya juga terancam, Clement segera meninggalkan Alexandria. Dan sebagai gantinya, Origen meneruskan kepemimpinan Clement sebagai kepala sekolah Teologi.

Pada tahun 230 M, Origen dinobatkan sebagai seorang Pendeta di Palestina, namun karena Origen telah mengajarkan konsep Monotheisme didalam gereja, Uskup Demerius akhirnya memecat Origen dan mengusirnya dari gereja (persis seperti yang dinubuatkan Jesus dalam Yoh 16:1-3 -pen).

Origen mengungsi ke Caesarea dan mendirikan pusat pendidikan Teologi ditempat itu pada tahun 231 M yang akhirnya membawa nama harum kepadanya.

Jerome, seorang penulis Injil pertama dalam bahasa Latin, pada mulanya merupakan orang yang sangat mendukung Origen, namun akhirnya Jerome berbalik kepada gereja Paulus dan menarik garis permusuhan terhadap Origen.

Jerome berusaha agar Origen mendapatkan kecaman dan pengadilan dari gereja setempat, namun popularitas Origen terlampau besar dan tidak memungkinkan bagi Uskup John untuk melakukannya, sehingga atas rencananya ini mengakibatkan Jerome sendiri tersingkir dari kalangan gereja.

Namun pada tahun 250 M, Origen dikecam oleh Konsili Alexandria dan dijebloskan kedalam penjara serta mendapatkan penyiksaan yang terus menerus oleh pihak gereja Paulus sehingga mengakibatkan kematiannya pada tahun 254 M.

Origen telah menulis sekitar 600 buah karangan dan risalah. Dia adalah salah seorang yang paling berperan dalam sejarah gereja dan telah gugur sebagai seorang syuhada yang membela ajaran Allah sejati.

Dimasa mudanya sampai menjelang akhir hayatnya, Origen tetap mempertahankan pengajaran ke-Esaan Tuhan (The Unity of God), meyakini bahwa hanya Allah saja yang berkuasa dan Jesus adalah manusia biasa dan hamba Allah, bukan Allah itu sendiri.


4. Diodorus

Dia adalah seorang Uskup yang berasal dari negri Tarsus, tanah kelahiran Paulus.
Diodorus merupakan tokoh Kristen terkemuka di Antiochia, dia berpendapat bahwa dunia ini selalu berubah-ubah, perubahan itu sudah ada sejak dahulu. Dan itu menunjukkan ada sesuatu yang tetap dibalik perubahan itu.

Lebih jauh lagi, keberagaman eksistensi dan kebijaksanaan yang diperlihatkan dalam setiap proses perubahan itu sendiri, menunjukkan terhadap kesatuan asal yang mendasarinya dan memperlihatkan kehadiran Sang Pencipta dan Pemelihara. Inilah menunjukkannya adanya satu Pencipta Yang Maha Esa.

Diodorus menekankan sifat kemanusiaan secara menyeluruh dalam diri Jesus yang memiliki jiwa manusia dan daging manusia, tidak ada unsur ketuhanan sama sekali.


5. Lucian

Lucian adalah seorang yang dikenal keluasan ilmunya terhadap bahasa Ibrani dan Yunani. Lucian tidak menginduk terhadap salah satu gereja dari tahun 220 sampai 290 M. Pengajaran Lucian adalah Monotheisme, yaitu pengesaan Allah dalam segala bentuk-Nya.

Lucian percaya kepada penafsiran gramatikal dan literal (sesuai dengan bunyi lahir suatu kata) dari kitab-kitab suci (Bible). Dia menentang kecenderungan untuk mencari-cari makna symbolis dan kiasan dari teks-teks Injil, dan percaya kepada suatu pendekatan empiris dan kritis terhadap kitab-kitab tersebut. Dia mengatakan bahwa dengan mencari-cari makna symbolis tersebut, dapat berakibatkan dengan penambahan dan pengurangan pada Injil yang berarti hilangnya kemurnian ajaran Jesus.

Lucian menghilangkan perubahan-perubahan yang terjadi pada kitab Injil yang diterjemahkan kedalam bahasa Yunani (Septuaginta), beliau telah mengadakan revisi terhadap empat Injil yang menjadikannya berbeda dengan Injil-Injil yang dipergunakan oleh gereja Paulus.

Lucian menolak paham trinitas dan sebaliknya begitu menekankan ajaran Tauhid, bahwa hanya Allah saja Tuhan alam semesta yang patut disembah, sedangkan Jesus hanyalah manusia biasa yang diangkat menjadi Utusan-Nya.

Atas sikapnya ini, Lucian menjalani penyiksaan dari pihak gereja Paulus dan dihukum mati pada tahun 312 M.

Perselisihan pendapat terbesar di kalangan pemikir Trinitas yang akhirnya menjadi satu legenda menyangkut dunia ketuhanan Kristen adalah kontroversi ‘Aryan Heresy’ atau pernyataan anti-trinitas yang dikemukakan oleh Arius (256-336 M).

6. Arius

Arius adalah salah seorang murid utama Lucian berkebangsaan Lybia yang juga pernah bersama-sama dengan gurunya menegakkan Monotheisme, Arius sendiri merupakan seorang presbyter (ketua majelis gereja) digereja Baucalis Alexandria, salah satu gereja tertua dan terpenting dikota itu pada tahun 318 M.

Sejak wafatnya Lucian pada tahun 312 M ditangan orang-orang gereja Paulus, perlawanan Arius terhadap doktrin Trinitas semakin mengkristal, dan dalam perjuangannya ini, Arius justru mendapatkan dukungan dari dua orang saudari Kaisar Constantin yang bernama Constantina dan Licunes.

Arius dianggap sebagai seorang pemberontak Trinitas dengan mempergunakan argumen logika :

“Jika Jesus itu benar-benar anak Tuhan, maka Bapa harus ada lebih dahulu. Oleh karena itu harus ada “masa” sebelum adanya anak. Berarti anak adalah makhluk. Maka dari itu anak tidak selamanya ada atau tidak abadi. Sedangkan Tuhan yang sebenarnya adalah abadi, berarti Jesus tidaklah sama dengan Tuhan.”

Atas argumentasi Arius tersebut, sekitar seratus orang Pastur Mesir dan Lybia berkumpul untuk mendengarkan pertanggung jawaban Arius. Dan diwaktu itu juga Arius mengemukakan kembali pemandangannya :

“Ada masa sebelum adanya Jesus, sedangkan Tuhan sudah ada sebelumnya. Jesus ada kemudian, dan Jesus hanyalah makhluk biasa yang bisa binasa seperti makhluk-makhluk lainnya. Tetapi Tuhan tidak akan binasa.”

Arius juga memperkuat argumentasinya dengan sejumlah ayat-ayat Bible seperti Yohanes 14:8: “Bapa lebih besar daripada Jesus”; Seandainya kita mengakui bahwa Jesus adalah sama dengan Tuhan, maka kita harus menolak kebenaran ayat Yohanes tersebut.

Argumen Arius ini secara sederhana dapat dijelaskan sebagai berikut :

Jika Jesus memang “anak Tuhan”, maka akan segera disertai pengertian bahwa “Bapak Tuhan” haruslah ada terlebih dahulu sebelum adanya sang “Anak”.

Oleh sebab itu tentulah akan terdapat rentang waktu ketika “Anak” belum ada.
Oleh karenanya, “Anak” adalah makhluk yang tersusun dari sebuah “esensi” atau makhluk yang tidak selalu ada.

Karena Tuhan merupakan suatu zat yang bersifat mutlak (abadi, alpha dan omega), maka Jesus tidak mungkin bisa menjadi “esensi” yang sama sebagaimana “esensi” Tuhan.

Kesimpulan pendapat Arius, bahwa hanya ada satu Tuhan, yaitu Tuhan yang selalu Ada dan tidak mempunyai asal usul, Dia Ada tanpa keberadaan sebelumnya. Dalam hal ini Arius membedakan antara unsur keistimewaan yang tetap ada di dalam Tuhan, yang merupakan kekuatan yang kekal dengan unsur keistimewaan Jesus sebagai suatu kelebihan yang diberikan oleh Tuhan selayaknya seorang Nabi dan itu tidak bersifat kekal.

Arius menjabarkan bahwa Jesus yang disebut Tuhan anak ini merupakan makhluk, sebab ia telah diciptakan oleh Tuhan Bapa sekalipun umpamanya benar diri Jesus sendiri diciptakan sebelum proses penciptaan Abraham (Nabi Ibrahim) sebagaimana yang diriwayatkan dalam kitab Perjanjian Baru -Injil Johanes pasal 8 ayat 58, namun dalam hal ini, status Jesus tetaplah merupakan makhluk ciptaan dan dia bukan Tuhan.

Argumen Arius ini tidak bisa terbantahkan, dan mulai tahun 321 M, Arius dikenal sebagai seorang presbyter pembangkang dan mendapatkan banyak dukungan dari Uskup-uskup daerah Timur.

Untuk mendukung pandangan-pandangannya, Arius mengemukakan sejumlah ayat didalam kitab Perjanjian Baru yang memperlihatkan Jesus selaku anak dari Tuhan Bapa berkedudukan di bawah Tuhan Bapa seperti kitab Matius 28:18, kitab Markus 13:32, kitab Lukas 18:19, kitab Johannes 5:19; pasal 14:28, serta surat kiriman 1 Korintus pasal 15 ayat 28.


Konflik ini semakin menjadi memanas setelah Athanasius (293-373 M), salah seorang tokoh agama dan cendikiawan besar yang mendukung doktrin Trinitas turut dalam perselisihan tajam dengan Arius.

Untuk menengahi pertentangan ini lebih jauh, maka oleh Kaisar Konstantin (280-337 M) dibentuklah suatu konsili (musyawarah besar) di Nicea (Asia Kecil – dekat kota Konstantinopel) pada tahun 325 M (abad ke-IV) dengan diikuti oleh para Uskup, tokoh-tokoh Theologi kenamaan dan banyak Sarjana Gereja, Konsili tersebut dikenal juga dengan nama Konsili Oikumonis I (Oikumene berarti seluruh dunia yang didiami bangsa manusia).

Dalam musyawarah itu, pengikut Arius menolak pandangan tentang penciptaan eternal (penciptaan yang bebas dari dimensi waktu), sementara Athanasius mempertahankannya. Pengikut Arius mengatakan bahwa anak diciptakan dari tidak ada, sementara Athanasius mengatakan bahwa anak diciptakan dari esensi Tuhan Bapak. Pengikut Arius berpendapat bahwa Tuhan anak tidak sama substansinya dengan Tuhan Bapa sementara Athanasius berpendapat sebaliknya.

Setelah titik penyatuan pandangan tidak juga berhasil dicapai dari kedua belah pihak yang berdebat, akhirnya kaisar Konstantin memberikan pernyataan bersayap (keputusan yang sifatnya bebas untuk ditafsirkan oleh pihak manapun) demi untuk menjaga kestabilitasan keadaan negrinya.

Adapun keputusan kaisar Konstantin ini menyebutkan bahwa Jesus memiliki sifat yang “Homousius” dengan Tuhan Bapa, istilah “Homousius” sendiri bisa berartikan satu hakekat, satu keadaan atau juga memiliki hubungan yang rapat satu sama lainnya.

Keputusan Konsili itu juga berhasil merumuskan “SYMBOLUM APOSTOLICUM” (Syahadat para Rasul) kata syahadat sendiri berasal dari kata bahasa Latin credo yang artinya aku percaya, dimana inti dari rumusan ini menggaris bawahi tentang ketiga pribadi dalam Tuhan yang satu itu adalah sejajar, walaupun digunakan istilah Bapa dan Anak.

“Credoin Deo Patri omnipotentem
(aku percaya akan Allah Bapa Yang Maha Kuasa)
Creatorem coeli et terrae
(pencipta Langit dan Bumi)
Et in Iesum Christum, Fillium eius unicum, Dominium nostrum
(dan akan Jesus Kristus, PutraNya yang Tunggal Tuhan kita)
Qui conceptus est de Spiritu Sancto, natus ex Maria Virgine
(yang dikandung dari Roh Kudus, dilahirkan oleh Perawan Maria)
Passus sub Pontio Pilato, crucifixus, mortuus et sepultus
(yang menderita sengsara dalam Pemerintahan Ponsius Pilatus; disalibkan wafat dan dimakamkan)
Descendit ad inferna (inferos)
(yang turun ketempat penantian)
Tertia die resurrexit a mortuis
(pada hari ketiga bangkit dari antara orang mati)
Acendit ad coelos, sedet ad dexteram Dei Patris omnipotentis
(yang naik ke surga, duduk di sebelah kanan Allah Bapa yang Maha Kuasa)
Inde venturus est iudicare vivos et mortuos
(dari situ Dia akan datang mengadili orang yang hidup dan mati)
Credo in Spiritum Sanctum
(aku percaya akan Roh Kudus)
Sanctam Ecclesiam catholicam, sanctorum communionem
(Gereja Katolik yang Kudus, persekutuan para kudus)
Remisionem peccatorum
(pengampunan dosa)
Carnis resurrectionem
(kebangkitan badan)
Vitam eternam
(kehidupan kekal)
Amen
(Amin)”.

(Sumber Credo dari http://www.katolik.net/)

…………

Begitulah dalam sejarahnya banyak juga umat kristen yang mengesakan Allah. Tidaklah menutup kemungkinan masih adanya umat kristen yang mengesakan Allah sampai saat ini.

SETELAH MENGETAHUI BAHWA ADA TOKOH-TOKOH YANG TETAP MENGESAKAN TUHAN JANGANLAH KITA UMAT ISLAM MENGGENERALISIR BAHWA SELURUH UMAT KRISTEN KAFIR. DIANTARA MEREKA ADA YANG MEMILIKI TAUHID YANG BENAR (MENGESAKAN ALLAH). Wajarlah bila Allah berfirman dalam Qur’an:

“Dan sesungguhnya diantara ahli kitab ada orang yang beriman kepada Allah dan kepada apa yang diturunkan kepada kamu dan yang diturunkan kepada mereka sedang mereka berendah hati kepada Allah dan mereka tidak menukarkan ayat-ayat Allah dengan harga yang sedikit. Mereka memperoleh pahala di sisi Tuhannya. Sesungguhnya Allah amat cepat perhitungan-Nya.” (Qur’an Surat Ali Imran : 199)

“Mereka itu tidak sama; di antara Ahli Kitab itu ada golongan yang berlaku lurus , mereka membaca ayat-ayat Allah pada beberapa waktu di malam hari, sedang mereka juga bersujud .Mereka beriman kepada Allah dan hari penghabisan, mereka menyuruh kepada yang ma’ruf, dan mencegah dari yang munkar dan bersegera kepada pelbagai kebajikan; mereka itu termasuk orang-orang yang saleh. Dan apa saja kebajikan yang mereka kerjakan, maka sekali-kali mereka tidak dihalangi nya; dan Allah Maha Mengetahui orang-orang yang bertakwa.” (Qur’an Surat Ali Imran : 113-115)

MEREKA PUN (YANG MENGESAKAN ALLAH) AKAN MASUK SURGA

“Sesungguhnya orang-orang mu’min, orang-orang Yahudi, orang-orang Nasrani dan orang-orang Shabiin , siapa saja diantara mereka yang benar-benar beriman kepada Allah , hari kemudian dan beramal saleh mereka akan menerima pahala dari Tuhan mereka, tidak ada kekhawatiran kepada mereka, dan tidak mereka bersedih hati.” (Qur’an Surat Al-Baqarah : 62)

“Sesungguhnya orang-orang mu’min, orang-orang Yahudi, Shabiin dan orang-orang Nasrani, siapa saja yang benar-benar saleh, maka tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak mereka bersedih hati.”(Qur’an Surat Al-Maidah : 69)

Sumber :

http://armansyah.swaramuslim.net

Haruskah anda percaya kepada tritunggal?. Watch tower bible and tract society of Pennsylvania, 1989.

22 Komentar

  1. adi said,

    Desember 19, 2010 pada 3:14 pm

    kristen kan tolol..tuhannya miskin gak punya baju…celana aja robek…hahaha ..tuhan yg maha miskin

  2. adi said,

    Desember 19, 2010 pada 3:15 pm

    tuhan ko disalib? mati lagi….brarti sekarang gak ada tuhan dong….hahahaha….apa udah diganti babi tuhannya orang kristen?

  3. adi said,

    Desember 19, 2010 pada 3:18 pm

    yg akan masuk surga hanyalah para nabi n rosul terdahulu dan pengikutnya..dan para pengikut nabi muhammad saw …….selain itu neraka jahanam lah tempatnya….gak usah ngeyel tak hajar satu2 nanti…..hahahaha…

  4. adi said,

    Desember 19, 2010 pada 3:20 pm

    yg mau nantang pernyataan saya ngacung…..? berantem sama saya saja ayo…..

  5. adi said,

    Desember 19, 2010 pada 3:22 pm

    saya orang paling jagoan di dunia….satu lawan satu gak mungkin ada yg menang kalo duel sama saya….

  6. adi said,

    Desember 19, 2010 pada 3:22 pm

    bangsat

  7. April 7, 2011 pada 1:18 pm

    STOP MENGHUJAT…….

    Sebagai seorang muslim tidaklah sepantasnya kita menghujat benar salahnya kapir atau sesatnya mahluk ciptaan allah subhanahu wata alla.
    yang punya kuasa menentukan kapir,sesat,dan dosa itu hanya allah swt.
    sebagai agama samawi islam rahmatan lil allamin saya mohon biarkanlah kepercayaan mereka menjadi kepercayaan mereka seperti yang tersiratkan dalam salah satu surat dalam al qur an ” bagimu agamamu bagiku agamaku aku tak akan menyembah apa yang kamu sembah dan kamu tidak akan menyembah apa yang aku sembah”
    seperti halnya tanaman,binatang,jin dan seluruh mahluk hidup selain manusia apakah kita tahu bagaimana mereka beribadah kepada allah dan apakah kita tahu bagaimana cara mereka menyembah allah.
    untuk itu selama kaum non muslim tidak menjolimi dan memerangi kaum muslim biarkanlah mereka pada jalanya .
    ingat jangan nodai islam dengan kekerasan karna islam adalah rahmatan lil alamin. kecuali jika saudara kita seiman di jolimi,diperkosa,dipaksa mengikuti baiat kepercayan di luar islam kita wajib menegur orang yang menjolimi saudara islam, jika masih tak berubah barulah di perangi.
    Nabi muhamad sendiri berdiri dari duduknya ketika ada rombongan pembawa zenezah seorang yahudi yang semasa hidupnya memusuhi beliau, dan orang pertama yang menjenguk seorang yahudi yang sakit keras , padahal seorang yahudi tersebut semasa sehat memusuhi dan selalu melempar kotoran kepada nabi, hingga akhirnya orang yahudi tersebut memeluk islam.
    Mari ambil pelajaran dari riwayat diatas.
    wasalam.

  8. Mei 30, 2011 pada 9:18 am

    hanya saja, sejauh ini mayoritas ttp tidak mengimani Muhammad saw.. apa mereka masih tidak diktegorikan kafir jg?

  9. Juli 10, 2011 pada 3:44 pm

    Aku percaya kepada Allah,Bapa yang Maha Kuasa
    Kalik langit dan Bumi
    Dan Kepada Yesus Kristus AnakNya yang tunggal Tuhan Kita
    Yang di kandung dari pada Roh Kudus
    Lahir dari anak dara Maria
    Yang menderita dibawah Pemerintahan Pontius Pilatus
    Disalibkan,mati dan di keburkan.
    Turun kedalam kerajaan maut
    Pada hari yang ketiga Bangkit pula dari antara orang yang mati
    Naik ke Surga duduk disebelah kanan ALLAH
    Bapa yang maha kuasa
    Dan akan datang dari sana untuk menghakimi orang yang hidup dan yang mati
    Aku percaya kepada Roh kudus
    Gereja yang kudus dan ham
    Persekutuan orang kudus
    Kebangkitan daging
    dan Hidup yang kekal

    AMIN.

    ### kami rela mati demi YESUS KRISTUS ###

  10. drinz said,

    September 6, 2011 pada 12:26 am

    setuju gan sama RUSLIHANDREAS >>> STOP MENGHUJAT….!!!!!

    agama apapun itu semua abu2 dulur…….pahamilah ungkapan yang saya berikan itu benar atau salah………

  11. Gito said,

    September 21, 2011 pada 6:25 am

    Bagaimana dengan definisi KAFIR menurut ayat ini (Q.S. 5:44)?
    ….Barangsiapa yang tidak memutuskan menurut apa yang diturunkan Allah, maka mereka itu adalah orang-orang yang kafir.

    Bagaimana dengan amal yang diterima menurut ayat ini (Q.S. 3:85)?
    … barang siapa mencari agama selain Islam dia tidak akan diterima, dan di akherat ia termasuk orang yang merugi.

    Risalah Nabi dari Adam as hingga Muhammad SAW adalah Islam, termasuk Nabi Isa. Setiap risalah Nabi berlanjut ke Nabi berikutnya, artinya kalau memang seseorang itu beriman kepada Islam yang dibawa Nabi Isa as, mestinya hari ini dia juga harus beriman dengan Islam yang dibawa Nabi Muhammad SAW.

    Jadi, jika seseorang mengaku tauhid tapi tidak mengikuti Muhammad SAW, maka sama artinya tidak mematuhi Allah yang telah mengutus Muhammad SAW. Tidak mematuhi Allah berarti ………

  12. Gito said,

    September 21, 2011 pada 6:38 am

    coba cek lagi pendapat Quraish Shihab ttg KAFIR di sini: http://ramadan.detik.com/read/2011/08/26/152324/1712001/631/pengertian-kafir-dalam-al-quran

  13. code name 'fascho' said,

    Januari 13, 2012 pada 9:39 pm

    RASULULLAH MENEGASKAN BAHWA TIDAK BOLEH MENCELA AGAMA LAIN! BIARLAH KITA SABAR, HADAPI PERTANYAAN DEMI PERTANYAAN YG MEREKA AJUKAN

  14. Juni 15, 2012 pada 3:03 pm

    Saudaraku umat islam,
    jika yg dituhankan oleh kristen itu adalah Nabi isa AS. kita tidak boleh menghujatnya, karena termasuk dalam rukun iman, yaiu mengimani nabi-nabi Allah SWT, bisa terancam batal keimanan kita…. Hendaknya kita berdialog dengan lemah lembut dengan menggunakan Akal sehat dan hati yg jernih (tanpa persepsi negatif)

    Buat tmn” Unitarian Indonesia
    Keberadaan kalian ternyata membuat kita yakin bahwa Asal Nasrani itu tadinya memang mengEsakan Allah SWT,

    tapi saya coba mengajak berfikir, jika kalian yakin Allah adalah satu dan Maha Benar…. maka siapakah yg menegakkan kebenaran itu ??? Hingga saat ini dunia dipenuhi dengan kristen Trinitas, sedangkan kristen Unitarian Cukup Minoritas jumlahnya… Adakah sejarah mencatat penegak kebenaran Allah itu satu itu (setelah konsili NICEA 325 M ) selain MUhammad SAW ?? saya rasa tidak ada… maka, berISLAMlah…. dengan mengikuti Sunnah (Jalan) Muhammad SAW, sholat, berpuasa, zakat

    Adalah kehadiaran muhammad SAW bukan untuk menolak syariat nabi-nabi sebelumnya, Abraham, Musa, Yesus… Tetapi Untuk Menyempurnakannya, seperti yesus yg menggenapi Hukum Taurat

    Matius 15:24 : “Aku diutus hanya kepada domba-domba yang hilang dari umat Israel”

    Tetapi saya tegaskan, tidak ada paksaan dalam berislam,,, Mohonlah petunjuk pada-Nya… Allah SWT yang satu , Tuhan segala Mahkluk🙂

  15. Kris said,

    Juli 7, 2012 pada 2:30 pm

    Penyakit terbesar yang paling berbahaya bukanlah AIDS, Tetapi adalah ideologi yang salah. Faham Nazi mengajarkan Pengikutnya bahwa sesungguhnya Mereka adalah makhluk yang paling mulia dan paling Unggul hal itu membuat banyak kehancuran dan kematian. Fasisme pun sama halnya demikian. Nah kalo Islam mirip dengan Nazi, mereka bilang dirinya paling benar, paling mulia, sesuatu yang datang dari Allah dst dan bagi yang lain adalah kafir, babi, dan monyet. Dan efek bagi pemeluknya adalah sama, yaitu merasa paling benar dan yang lain adalah salah sehingga tidak ada kedamaian disekitar mereka, bahkan diantara mereka sekalipun. Inilah asal muasal kehancuran yaitu bibit peperangan dimanapun mereka berada. Ini seperti, Gw yang bener loe yang bid’ah, ana yang alim ente yang zolim, dst. yang punya logika yang baik pasti berfikir seperti itu. Contoh aja Ga usah jauh-jauh deh, misal sekeluarga ada 5 orang nih tapi ada satu orang yang memiliki karakter sok merasa paling bener dan selalu mencibir yang laennya pokoknya nyakitin deh, tapi mau bilang apa soalnya dia tuh diajarinnya emang begitu, ini orang adalah pembuat onar dan dimanapun dia berada akan selalu berbuat onar. Sebenernya yang menjadi sumber masalah adalah ajaran yang telah membentuk orang itu. Nah itulah pentingnya logika untuk memilah mana ajaran yang baik dan tidak. Loe cari deh orang yang punya ajaran mengenai kasih dan kerendahan hati pokoknya beres dan aman.

    • NKRI Harga Mati said,

      Agustus 22, 2012 pada 9:30 pm

      islam adalah agama penuh rahmat dan cinta damai… kalo tidak BOS nya kamu kristen.. AMERIKA, INGGRIS, AUSTRALIA Cs..yang selalu membuat masalah, Al-Quran selalu dihujat dengan disebut ayat-ayat setan, Nabi kami Dibuat kartun, saudara-saudara kami di palestina dibantai, Negara-negara islma diserang dengan alasan klasik “teroris”, Sama dengan Penjajah kristen belanda pejuang kemerdekaan Islam dibilang EXTRIMIS.. APA ITU NAMANYA KRISTEN MENGENAI KASIH…??? kalo islam bukan cinta damai MAKA KEPALA ENTE SUDAH LEPAS DARI DULU, bilang sama BOS ENTE DI BELANDA SONO, atau BOS AMERIKA YANG SELALU KALIAN IDOLAKAN, kalian kristen sama dengan KNIL, Jiwa patriotisme untuk NKRI kalian NOL Besar, Bos ente Australia sudah dapat Timor-Timur, sekarang Bos Ente amerika mau ngambil Papua…!! Dasar orang kafir….!!!!

  16. Moses Djojonegoro said,

    Juli 31, 2012 pada 1:56 pm

    (Kidung Agung 7:1-13)

    Betapa indah langkah-langkahmu dengan sandal-sandal itu, puteri yang berwatak luhur! Lengkung pinggangmu bagaikan perhiasan, karya tangan seniman.

    Pusarmu seperti cawan yang bulat, yang tak kekurangan anggur campur. Perutmu timbunan gandum, berpagar bunga-bunga bakung.

    Seperti dua anak rusa buah dadamu, seperti anak kembar kijang.

    Lehermu bagaikan menara gading, matamu bagaikan telaga di Hesybon, dekat pintu gerbang Batrabim; hidungmu seperti menara di gunung Libanon, yang menghadap ke kota Damsyik.

    Kepalamu seperti bukit Karmel, rambut kepalamu merah lembayung; seorang raja tertawan dalam kepang-kepangnya.

    Betapa cantik, betapa jelita engkau, hai tercinta di antara segala yang disenangi.

    Sosok tubuhmu seumpama pohon korma dan buah dadamu gugusannya.

    Kataku: “Aku ingin memanjat pohon korma itu dan memegang gugusan-gugusannya. Kiranya buah dadamu seperti gugusan anggur dan nafas hidungmu seperti buah apel.

    Kata-katamu manis bagaikan anggur!” Ya, anggur itu mengalir kepada kekasihku dengan tak putus-putusnya, melimpah ke bibir orang-orang yang sedang tidur!

    Kepunyaan kekasihku aku, kepadaku gairahnya tertuju.

    Mari, kekasihku, kita pergi ke padang, bermalam di antara bunga-bunga pacar!

    Mari, kita pergi pagi-pagi ke kebun anggur dan melihat apakah pohon anggur sudah berkuncup, apakah sudah mekar bunganya, apakah pohon-pohon delima sudah berbunga! Di sanalah aku akan memberikan cintaku kepadamu!

    Semerbak bau buah dudaim; dekat pintu kita ada pelbagai buah-buah yang lezat, yang telah lama dan yang baru saja dipetik. Itu telah kusimpan bagimu, kekasihku!

    (Firman Tuhan atau rangsangan sex?)

    • Yetty said,

      Agustus 23, 2012 pada 8:42 am

      Trims Moses ,,,
      Ternyata Alkitab ( buku sucinya orang kafir ???? ) diam2 kamu pelajari juga ya …..
      Saranku , jangan dibaca sepengal2 ya …. hanya saran lho .

    • November 19, 2016 pada 6:48 pm

      Diam-diam yang menulis berpikiran parno, dasar hawa nafsu

  17. pakai hati said,

    November 15, 2012 pada 7:11 pm

    kena dogma/doktrin ya sulit harusnya out of the box,bukan menggunakan dogma/doktrin dari agamanya u menyerang agama lain.

  18. November 19, 2016 pada 6:26 pm

    coba jelaskan tentang Teofani, penampakkan Allah dalam suatu rupa


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: